Minggu, 05 Juni 2011

DIRECT-INDIRECT

Direct-Indirect
  

Kalimat perintah

command (perintah), misalnya ordered, commanded, dsb yang berarti menyuruh, memerintahkan.
precept (petunjuk, bimbingan, didikan), misalnya advised yang berarti menasehati.
request (permohonan), misalnya asked yang berarti meminta, memohon.
entreaty (permohonan yang sangat mendesak), misalnya begged yang berarti meminta, memohon.
prohibition (larangan), misalnya forbade yang berarti melarang.


a) Command :
                                Direct: He said to his servant, “Go away at once!”
                                Indirect:He ordered his servant to go away at once

b) Precept :
                                Direct: She said to her son, “Study hard!”
                                Indirect: He advised her son to study hard 

c) Request :
                                Direct: He said to his friend, “Please lend me your pen!”
                                Indirect: He asked his friend to be kind enough to lend him his pencil

d) Entreaty :
                                Direct: He said to his master, “Pardon me, sir”
                                Indirect: He begged his master to pardon him.

e) Prohibition :
                                Direct: She said to her daughter, “Don’t go there”
                                Indirect: She forbade her daughter to go there.

Conditional Sentence

Conditional Sentence

Conditional (Kalimat Pengandaian) menjelaskan bahwa sebuah kegiatan bertentangan dengan kegiatan yang lain. Conditional yang paling umum adalah Real Conditonal dan Unreal Conditonal, kadang-kadang disebut juga if-clauses.
Real Conditional (sering juga disebut juga dengan Conditional Tipe I) yang menggambarkan tentang mengandai-andai sesuai dengan fakta.
Unreal Conditional (sering juga disebut sebagai Conditional Tipe II) yang menggambarkan tentang pengandaian yang tidak nyata atau berimajinasi.
Ada juga Conditional yang ke-3 yang sering disebut dengan Conditional Tipe III, digunakan sebagai penyesalan yang terjadi di masa lampau dan zero conditional, digunakan untuk mengekspresikan sesuatu yang sudah pasti benar. 

Conditional Tipe I
Digunakan untuk mengekspresikan pengandaian yang dibuat berdasarkan fakta di masa sekarang atau masa yang akan datang dan pengandaian ini bisa saja terjadi. Klausa IF biasanya dalam bentuk Present Simple Tense.

contoh : if I had money, I will buy a new house.

Conditional Tipe II
Digunakan untuk mengekspresikan situasi yang tidak nyata di masa sekarang atau masa yang akan datang. Tipe ini digunakan untuk mengekspresikan sebuah harapan. Tenses yang digunakan dalam klausa IF adalah Past Simple Tense.

contoh :  if I were you, I wouldn't do that.

Conditional Tipe III
Digunakan untuk mengekspresikan sebuah kondisi di masa yang lampau yang tidak mungkin akan terjadi lagi. Sering digunakan untuk mengkritik atau penyesalan. Tenses yang digunakan dalam Klausa IF adalah Past Perfect Tense.

contoh :  if I had studied, I could have passed the exams.

Sabtu, 04 Juni 2011

Kota JAKARTA

DKI JAKARTA dilanda Banjir dan Kemacetan


Ibu kota dari negara Indonesia ini kini kian parah saja. Dari tahun ketahun upaya yang dilakukan oleh pemerintah DKI JAKARTA seperti sia-sia saja karena apa yang telah dilakukan tidak banyak merubah kota Jakarta ini. misalnya dengan adanya program bus transjakarta bagi segelintir orang yang menggunakan jasa umum mingkin ini sangat membantu sekali akan tetapi bagi pengguna jalan pribadi dan para angkutan umum ini jadi sebagian masalah karena bagi pengguna angkutan pribadi jalan yang semakin menyempit akan tetapi kendaraan pribadi semakin banyak, bagi para supir angkutan umum penumpang yang biasa naik angkutan mereka kini beralih ke bus transjakarta malah banyak angkutan yang di stop oleh pemerintah saat ini.
Akankah ada solusi bagi masyarakat DKI JAKARTA untuk mengurangi kemacetan di Jakarta?saya rasa tidak ada kecuali produksi angkutan pribadi di kurangi dan pembatasan angkutan pribadi.

Kini persoalan banjir yang tak ada habisnya di ibu kota kita. Hampir setiap kali hujan deras melanda kota ini akan terjadi banyak sekali genangan-genangan air di pinggiran jalan bahkan sampai pada saat itu bapak presiden kita terjebak oleh banjir padahal itu dijalan protokol dan ini sangat memalukan sekali.

sekarang dengan cuaca yang tidak menentu mengakibatkan kota Jakarta ini tidak kondusif lagi bahkan untuk beberapa tahun kedepan kota Jakarta diprediksi akan tenggelam dan macet total jika keadaan nya seperti ini terus menerus.Inilah opini saya.

Pandangan tentang Bioskop

    • Film kuntilanak kesurupan
      Niat awal datang ke bioskop 21 saya tidak ingin menonton film horor indonesia tetapi kenyataan berbicara lain bioskop yang saya datangi menayangkan film horor indonesia di semua 3 studionya. Karena memang sudah lama saya tidak nonton film di 21 akhirnya saya menonton film horor yang berjudul kuntilanak kesurupan. Saya tertarik dengan film ini karena penasaran dengan judul filmnya, saya berpikir mana bisa setan kesurupan setan? Setelah membeli tiket saya langsung masuk kedalam studio.
      Awal mulai filmnya saya tidak begitu paham tapi ada unsur komedi dalam film ini. Ada azis gagap yang berperan sebagai pembantu dengan tingkahnya sebagai banci. Lalu jupe yang berperan sebagai dosen seksi tapi galak. Film ini bercerita tentang Wesley adalah seorang penulis novel. Tapi karena kehilangan ide, Wesley susah membuat judul baru. Teman karibnya si Momon Nganga menawarkan Wesley untuk menuliskan biografi tentang seorang artis papan atas yang bernama Indra devian dengan diiming-imingi bayaran yang tinggi diapun menerima tawaran tersebut.
      Diawal dia mengerjakan biografi si artis, peristiwa-peristiwa aneh datang dalam hidupnya. Tiba-tiba ada kuntilanak dalam rumahnya tidak hanya wesley yang diganggu oleh kuntilanak itu temen-temen terdekatnya sampai pembantu dan adiknya pun ikut diteror oleh kuntilanak itu yang kadang juga tampil sebagai pocong. Wesley mulai curiga dengan proyek yang dikerjakannya saat temannya kevin kesurupan lalu memberikan foto dan nomor telpon seorang wanita kepada wesley dan tiba-tiba adiknya yang diculik oleh kuntilanak. Setelah mencoba mencari tahu tentang foto dan nomor telpon yang aneh itu akhirnya wesley dan teman-temannya tahu bahwa kuntilanak yang selama ini menggangu mereka ada hubungannya dengan artis indra devian. Ternyata kuntilanak tersebut adalah arwah mantan pacar indra devian yang hamil tapi karena indra devian tidak akan mau bertanggung jawab maka mantan pacarnya itu bersama temannya pergi untuk menggugurkan kandungannya. Ditengah proses pengguguran kenyataan berkata lain cewek itu meninggal, selama ini dia mengganggu wesley dan teman-temannya karena tidak suka wesley menceritakan tentang kebaikan dari indra devian saja. Setelah semuanya terungkap jelas, kuntilanak yang kadang menjelma sebagai pocong itu menghilang.
      Selesai film ini saya semakin bingung dimana letak adegan kuntilanak kesurupannya? Karena di akhir film ada adegan kuntilanak yang dibelakangnya pocong lalu pocong tersebut masuk ke dalam tubuh kuntilanak, kuntilanak itu tiba-tiba loncat-loncat seperti pocong. Dari situ lah saya baru paham maksud dari judul film tersebut.

sepinya hati

  • -----sepinya hati
    Kekasihku,
    Bernyanyilah untukku
    Dendangkan lagu nan merdu
    Agar kerasahanku menjadi luruh
    Jangan biarkan aku sendiri
    Sendiri dalam sepi,
    Terbalut luka hati,
    Menorehkan duka karena cinta telah pergi
    Apalah dayaku kini
    Hari demi hari berteman sepi
    Semangat hidupku terasa mati
    Tiada kau dihatiku lagi
    Bulan,bintang ...
    Kemana lagi harapan kan ku raih
    Jika impian telah pergi
    Tinggalkan daku seorang diri
    Tiada teman...oh...sepi...

NII di Indonesia

Berkembangnya NII di Indonesia

Akhir-akhir ini banyak terjadi pemberitaan tentang adanya kelompok organisasi yang menyimpang yaitu NII atau Negara Islam Indonesia. Menurut pandangan saya latar dari berdirinya organisasi ini mungkin karena ingin membuat negara Indonesia lebih berlandaskan dengan syariat islam. Hanya saja yang dilakukan oleh organisasi ini tidak sesuai dalam syariat islam.
Karena agama Islam tidak pernah mengajarkan tentang kekerasan, apalagi sampai melukai orang-orang yang tidak bersalah. NII semakin berkembang dan menjadi pemberitaan sejak terjadinya teror bom yang dilakukan oleh para pengikutnya, yang saya ketahui dari organisasi ini yaitu mereka lebih mengutamakan jihad kepada Allah SWT.
Sebelum NII semakin menjadi-jadi saya ingin menyarankan kepada pihak kepolisian agar lebih memantau organisasi agar tidak marak lagi pemberitaan tentang pendoktrinan atau penculikan. Dan, dimohon untuk pihak kepolisian lebih memperketat kemanannnya di semua daerah di indonesia tanpa terkecuali. Agar rakyat tidak lagi cemas akan keberadaan organisasi ini atau organisasi-organisasi lainnya.

Jumat, 03 Desember 2010

PENDERITAAN MANUSIA DI WASIOR

WASIOR

“Menyalahkan takdir hanyalah ilusi atas penderitaan manusia karena Tuhan senantiasa mencintai mereka yang tertindas.”
Nestapa. Barangkali kata ini cukup tepat untuk menggambarkan keadaan masyarakat di Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat. Bencana alam berupa banjir harus mereka reguk akibat dari keserakahan manusia, menghabisi hutan. Tak lengkap bila hanya berkutat pada banjir belaka. Keadilan yang mereka dambakan sebagai ekses peristiwa pada 2001 masih juga jauh di awang. Sudah jatuh tertimpa tangga. Peribahasa ini cukup mewakili kondisi warga Wasior saat ini.
Senin, 4 Oktober pukul 08.00 WIT. Ketenangan warga Wasior terenggut. Banjir bandang merenggut ketentraman setelah sempat terusik ketika peristiwa kekerasan 13 Juni 2001 meletus. Terjangan air bah menjungkirbalikkan dan merendam semua yang dilaluinya. Mobil, motor, truk, dan apa pun yang diterjang seketika berubah posisi dan terendam lumpur. Malapetaka yang sebelumnya tak pernah mereka bayangkan akan melanda bumi pijakannya.
Korban jiwa pun berjatuhan oleh amukan alam, yang ditengarai, akibat ulah manusia ini. Posko Kesehatan Penanganan Korban Bencana Wasior di Papua mencatat, per 6 Oktober 2010, sebanyak 72 orang tewas, 66 orang hilang, 461 orang luka-luka, dan 56 orang luka berat akibat banjir bandang ini. Ribuan penduduk lainnya harus mengungsi karena “surga” mereka turut hancur juga. Ditambah lagi dengan lambatnya mitigasi bencana oleh pemerintah dalam peristiwa ini. Lengkap sudah penderitaan saudara kita di Wasior.
Buruknya mitigasi bencana di Wasior membuktikan lemahnya koordinasi dalam penanganan bencana alam. Dalam teori mitigasi bencana, tindakan tanggap darurat dilakukan secepatnya pasca kejadian. Bukan lagi bicara hitungan hari dalam persoalan ini, harus berpatokan pada jam, bahkan menit andai saja bisa dilakukan. Tak pelak, lambannya penanganan bencana berdampak pada semakin menderitanya korban. Sungguh tragis keadaan ini karena terjadi di wilayah (Indonesia) yang sudah jelas daerah rawan bencana.
Memang, tak elok bila dalam situasi demikian menyalahkan satu sama lain sebagai penanggungjawab. Namun, mau tak mau, harus ada pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini, terutama dalam soal mitigasi bencana. Bagaimana pun juga, korban tetap lah manusia. Hak mereka sebagai manusia seutuhnya harus tetap dipenuhi dalam keadaan apa pun. Siapa pun tak boleh berkelit dalam hal ini, terutama negara cq. Pemerintah sebagai pengelola negara.